Header Ads

SAMPAI JUMPA LAGI di 2014!


Baru ini kali saya merasa meninggalkan Purwodadi berat. Biasanya tidak ada kesan dan langsung saya terbang ke Jogja buru buru. Dan capoeiralah yang membikin semua galau. Entah Mestre Bimba, perakit seni capoeira, yang terlalu jenius atau saya yang sedang melankolik?

'Capoeira punya perangkap bernama kekerabatan yang kuat! Kalian saudara!'

Pesan itu dulu dari teman capoeira Jakarta, sebut saja Bunga, saya ragukan dan anggap angin lalu. Tapi tadi sore saya seakan ditunjukkan jika benar capoeira menawarkan hal itu.

SMA N 1 Grobogan

Saya selalu tidak berkenan disebut orang Grobogan meski jelas nama kabupaten asal saya. Purwodadi ibukotanya lah saya nyaman disebut. Grobogan berkesan menjijikkan, bikin gatal, dan pelosok. Namun sore tadi pemikiran saya terjungkirbalik.
Berangkat dari rumah Adista pukul tiga sore bersama Eiga dan Agung, kami meluncur ke Grobogan. Fafang memilih naik motor katanya alergi sama mobil berujung mabuk. Seloroh saya: dasar nggak elit tuh anak!

Pun menunggu beberapa anak; Bela, Arvian, Adit, Hendra, lupa nama dua yang lain. Saya menyebut kita berlatih bersama juga membagi ilmu.

Mereka yang notabene murid SMA N 1 Grobogan antusias berlatih dan menikmati ramuan saya yang saya dapat dari latihan di kelas Jogja bersama Mas Lupis. Saya sekadar agen penyalur ilmu. Tak lupa saya memberi motivasi agar mereka bersemangat berlatih.

Terima kasih buat Adista, Eiga, Fafang, Nita, dan seluruh capoeirista Purwodadi Grobogan. Sampai jumpa di Malam Pergantian Tahun 2013 ke 2014!

Tidak ada komentar