Header Ads

Ahmedinejad Vs. Paul Gurita Peramal: Antara Perang Nuklir dan Takhayul Khas Barat

Ahmadinejad berantem dengan Paul Si Gurita. Masing masing menunjukkan kedigdayaan mereka. Ahmed yang berjambang lebat, dan si Paul dengan prediksi jitunya meramal Piala Dunia dan juga nasib seseorang.
Ini kisah antara nuklir dan paranormal. Siapa yang paranoid tak jelas. Apakah si Ahmed pemimpin Iran yang kebanyakan mulut, atau para penggemar Paul yang keranjingan untuk dipuaskan berahi mereka. Dunia memang tak begitu jelas.

Dan ini semacam pertarungan ideologi. Ahmedinejad berkoar koar, lonjak lonjak, memekik agar Barat segera kandas dari kekuasaan muka bumi. Berkomentar jika Si Paul adalah alat Imperialis yang menjerumuskan para Timur semakin dalam semakin terlena. Berkisah Paul Gurita adalah takhayul yang menyesatkan di tengah gegap gempita pecandu bola disuguhi permainan elok para maestro sepakbola dunia.

Patutnya, si Ahmedinejad diadu di sebuah ring bersama Paul Gurita. Ditonton oleh berjuta juta penikmat olahraga keras bernama tinju. Disponsori oleh Don King. Dihadiri oleh selebritas dunia. Macam Jennifer Lopez, Beyonce, Brad Pitt, para Duta Besar Arab, Pemimpin Israel yang sungguh kaku hati, juga Madonna beserta anak anaknya.

'Ladies and Gentlemen. Kita akan saksikan pertunjukan seru ....' ucap pemandu acara.
'Bukan pertunjukan Mas,' patah seorang juri. Dua juri lain menyikut si juri jahil.
'Sebentar penonton,' sela pemandu acara. Sembari berbisik, ia bertanya. 'Yang benar apa Jur?'
'Adu kambing.'
'Terlalu kasar. Ini pemimpin Iran lo.'
'Adu Gurita? Nanti kita dikira berat sebelah.' jawab juri.
'Bagaimana jika tetap kita sebut pertunjukan?' tawar pemandu acara.
'Terserah elo deh Bang.' jawab juri sekenanya. Tampak bendera kebangsaan Amerika Serikat di dada salah seorang juri itu.


'Dan hadirin yang terhormat. Kita saksikan adu jotos antara Ahmadinejad dan Paul Gurita.'
Seru tepuk membahana. Penonton berlonjak lonjak. Riuh sekali.

Ahmedinejad mengeluarkan senjata nuklir. Mengarah ke Paul sang Gurita pengganti Mama Laurent.
Lepas peluru. Paul berkelit.
Paul melepaskan tinta hitam. Kena muka Ahmadinejad.
Seorang gadis penunjuk ronde memberikan tisu. Muka Ahmadinejad hitam arang.
Paul Gurita bergoyang goyang. Puas sudah mengalahkan si Ahmed.

Oh jangan salah. Si Ahmedinejad sudah kembali bersemangat. Ia mengeluarkan kata kata penggetar dunia. Dari mulutnya keluar huruf huruf Arab.
Pemimpin Liga Arab tersinggung. Pemimpin Israel bertepuk tangan, jumpalitan.
'Tahan itu huruf. Tidak pantas kau mengeluarkan kalimat itu.' salah satu pemimpin Arab menyergah.
Ahmadinejad beringsut.
Dia mengeluarkan senjata lain. Paul Gurita malah berkaca, merapikan dandanan. Semakin sembrono itu Gurita.

Ahmadinejad mengeluarkan pisau kerok.
Tapi sayang, cuma buat ngerok jambangnya.
Pertandingan disela beberapa menit.

Dasar Paul Gurita dan Ahmadinejad kecentilan.

Selanjutnya, adu jotos yang sesungguhnya.

Selama dua hari berturut turut, tanpa boleh tidur.
Paul Gurita dan Ahmadinejad akhirnya bermain seri. Draw.
Pemenang diputuskan dari tos koin.

Meribut di www.andhysmarty.multiply.com


































Tidak ada komentar