Header Ads

Tukang Porot

Gila. Dunia super edan. Saat para bajingan berdasi memeras di mana mana, saya harus melakukan tindakan serupa, tapi yang halal.
   Sinting, dunia yang memang tak mengenal belas kasih. Bila saya berdiam diri, membayangkan uang seketika jatuh dari langit, saya akan mati. Mati tanpa pernah menikmati lezatnya wisata kuliner, blackberry edisi terbaru, atau hal hal menakjubkan lain.
   Dunia butuh orang orang kreatif, ya saya tercetus ide itu.

Tak punya uang, kreatiflah untuk mencari uang.
Buku tak ada, meminjamlah kepada kakak angkatan.
Dan begini, dan begitu.

   Untuk apa saya dulu belajar kreativitas di Bandung, jika tidak saya mempraktikkannya. Alangkah malah dunia saya.
  
Dan, petualangan ini berlanjut ke: Mengeksplorasi Tingkat Kreativitas saya di bidang porot memorot. Demi kelangsungan hidup.

Mengincar teman teman yang kaya
Tempel terus
Gunakan akal untuk menembus hatinya, kuasai, dan mintalah traktir.
Trik trik penuh pesona harus dilancarkan, untuk sekadar makanan penyambung hidup.
Dan bla bla bla bla bla bla.


Semua bisa dikendalikan.















10 komentar:

  1. Hmmm..., makan di restoran jepang...

    BalasHapus
  2. Bang Barhen, kemarin dapet makanan German. Nge Deutchland dah.
    Kaya bnget yg ntrktir.

    BalasHapus
  3. Oya lupa. Mbk dhyas cuma nasgor doang dapatna. Sial. Dia buru2 si. Ha6

    BalasHapus

  4. Kalo kau dateng ke Medan, tidur di kandang ayam Om Chairul mau ya?

    BalasHapus

  5. Ayamnya jangan kau ganggu ya... Kadang-kadang seleramu kan nganeh...

    BalasHapus
  6. ya Allah. ampuni teman saya. amin

    BalasHapus

  7. Dan masukkan teman saya ke surga level terendah saja, ya Allah. Sudah terlampau bagus untuknya. Amin.

    BalasHapus