Header Ads

"Penjajahan" Berkedok Piala Eropa

“Aku mendukung Turki karena warga negaranya kebanyakan Muslim.”

“Saya menjagokan Rusia. Pasti juara Piala Eropa!”

“Mereka komunis!”

“Siapa bilang? Komunis Uni Soviet itu. Mereka sudah bubar, Rusia bukan negara Ateis.”

“Ah, kalian bicara apa sih. Spanyol dong ....”

“Loh, bukannya Jerman kandidat juara paling kuat?”

“Mereka Nazi!”

“Apa hubungannya?”

“Mereka sama dengan Italia, Fasis. Nazi dan Fasis sama saja, membunuh orang!”

“Anda terlalu jauh.”

 

Kyai sambil mengisap rokok kretek, “Bola ya bola. Tak memandang latar politik dan agama. Kalian harus adil melihat keadaan ini, ya. Tolong praktikkan ucapan saya.

“Pak Kyai, adil begitu Anda bilang? Apa menyuguhkan asap rokok di hidung saya adil namanya?” Seorang ibu sewot.

“Diam kau, Bu.” Bentak kasar pak Kyai. “Ini urusan laki-laki. Siapa suruh duduk di dekat kami. Ini pertandingan bola Eropa. Perempuan silakan tidur saja.”

“Makan tuh bola. Makan tuh politik. Sekalian telan saja puntung rokokmu!” ucap sewot ibu itu.

 

Apalah arti sistem, jika tidak adil pada yang lemah. Apakah kesebelasan nasional Rindunesia dengan sistem gotong royong sudah tidak seksi di mata dan hati para pecandu bola?

26 komentar:

  1. Untung aku gak suka sepak bola. Jangankan Euro atau World Cup, Copa Libertadores dan sebagainya, Piala Tarkam aja aku gak napsu.

    BalasHapus
  2. Apa ga takut nanti dianggap "ganjil"? :)
    Sebenarnya piala eropa juga penting.
    Agar kita belajar!
    Ya minimal belajar untuk ajojing tiap malam

    BalasHapus
  3. Kata-kata pamungkasku: De Gustibus Non Est Disputandum, Tidak Ada Yang Perlu Diperdebatkan Mengenai Selera. Aku tak suka sepak bola, dan tak bisa pura-pura menyukainya hanya agar aku tampak normal. Sesekali tampil sebagai anomali, tak mengapa.

    Tapi tentu saja aku takkan menolak kalau disuruh memelototi Antie Kalis membawakan acara bola di AN-tie Teve. Slurp.

    BalasHapus
  4. Sila menikmati dunia dengan caramu sendiri. Itu lebih baik daripada kamu menjadi orang lain, Nak!
    Itu yang dibutuhkan bangsa ini.
    Ngomong-ngomong, butuh TKR nih. Biar dihajar ama bangsa lain!

    BalasHapus
  5. TKR apa? Tunjangan Kari Raya? Ih, paksa deh.

    BalasHapus
  6. Tenaga Kerja Rindunesia. Perkenalkan dan resapkanlah di hati Anda. Hahaha

    BalasHapus
  7. Aku suka tilang, tapi jangan terlalu kurus. Wanita yang kurus agak kurang menarik, bagusan yang montok.

    BalasHapus
  8. Lah ... maksud lo?
    tunjukkin dong. jangan jadi loveless meluliu

    BalasHapus
  9. Hmmmmm tau Chantal Dela Concetta?

    BalasHapus
  10. dia pembantu sebelah bukan?
    mimpi burukkk tuh

    BalasHapus
  11. Katroooooooooookkkk......... Chantal tu mantan presenter Metro TV tauuuuuu..........

    BalasHapus
  12. Bukan ... aku yakin Chantal itu jadi2an ... hihihi
    Ngimpi di siang bolong bin bohong

    BalasHapus
  13. Kau mengecewakanku!!!
    T_T *isak tangis*

    BalasHapus
  14. iya ya cup cup
    aku tahu kok dia
    sekarang mah pindah ke PT lain ngejar duit kan ...
    secara orang cerdas mah rejeki membututi sapinya ....

    BalasHapus
  15. Kau menghina Chantal!!!!!!
    T_T
    *isak tangis*

    BalasHapus
  16. Terperntal, kental, sundal, frontal, manis manjal grup, mental, mental jiwa, rebung bahan dasar Lumpia ... uhh enak pisan euy ... nyereuddd!
    Kalau bisa sih ya ... dikawin suntik aja kaya sapi di kandang emakmu tuh
    ya Ampun ngomongin apa sih Brow?
    entahlah lagi puspus

    BalasHapus
  17. Oh Chantal kutuklah Si Penulis Error itu, Sayang......

    BalasHapus
  18. Aku acungin cermin di depan mukaku. Mbalik ke si Chantal. Dia jadi buruk muka. Hahaha

    BalasHapus
  19. Ahhhhhhh tidaaaaaakkkkk Chantal-kuuuuuuu...............

    BalasHapus
  20. Ahhhhhhh ngimpiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii ......
    Chantal ya ... maaf beneran nih mbak Chantal .... Si Alfa Gudang Rabat mah ngayal tentangmu .... Kasihan deh looo .....
    Sudahlah ...

    BalasHapus
  21. Seharusnya Chantal bangga menjadi bahan khayalanku. Ya kan, Chantal? Ah, sudahlah. Bini orang itu......

    BalasHapus
  22. Emang dia dah menikah ya?
    Baru tahu akuwww ....
    Ya khayalin aja terus
    gapapa kok

    BalasHapus