Header Ads

Dut, Gempa Padang, Roro Jonggrang, dan Rambo

Saya menafsirkan kata 'dut' dengan berbagai makna.
  Dut, berarti dangdut yang terkenal di seantero negeri.
  Dut, kata yang diucapkan oleh lubang anus dan mengeluarkan bau busuk yang tak disukai oleh banyak orang.
  Dut, Gendut. Tanda seorang lelaki yang makmur, dan terkadang disematkan juga bagi ibu ibu istri para pejabat. Dan paling sering dikambinghitamkan sebagai perusak citra diri. Gendut adalah cemooh, dan gendut adalah sesuatu yang harus dimusnahkan.
  Andai saya memiliki wewenang untuk menguasai tiga huruf 'dut', saya akan mempromosikan Candi Mendut ke seluruh dunia. Tak kalah dengan Candi Borobudur atau Candi Prambanan. Mendut, berasal dari seorang putri gendut yang suka makan camilan mendut, dan dikutuk menjadi batu. Oleh ibunya. Karena Si Mendut dan Malin Kundang melakukan perselingkuhan. Sedangkan Istri Malin Kundang sendiri dihukum gantung karena berzina pula dengan Rambo. Mendut menjadi batu dan curhat kepada Roro Jonggrang.
   'Ro, kamu sudah jadi batu?' tanya Mendut.
   'Belum, Jeng. Si Joko Bodo lagi tur safari ke Padang. Tempatnya dia bekerja menyuruhnya ngambil data berapa jumlah korban gempa di sana.'
   'Di mana dia bekerja?' selidik Mendut. Awan hitam, bergulung gulung serasa akan jatuh menimpa pergosipan dua jelita. Si Mendut sudah menjadi batu, Roro belum. Buru buru si Roro minta pamit. Der. Tanpa kutukan dari Joko Bodo, Roro mengutuk dirinya sendiri menjadi batu, candi. Sukarela.
   Pertanyaan di mana Si Joko Bodo bekerja, belum terjawab. Tapi, dari nama dan kegiatan yang dilakukan, lelaki penuh aji aji itu bekerja di sebuah instansi bernama PEMDA, atau PNS barangkali. Mendut dan Roro Jonggrang yang sekarang bernama Prambanan. Dua Candi yang sangat cantik.
   Dut, ketika insan mati. Dikatakanlah ia sudah Dut.
   Dut, adalah diri saya. Badut.

4 komentar:


  1. Dut. Duta bangsa penuh pesona. Menjelang Tahun Kunjungan Wisata yang diadakan negeri, gempa melanda. Wisatawan mabur, agen asing menyaru badan kemanusiaan.

    BalasHapus

  2. Itu bunyi jidatmu nyipok dinding apa...

    BalasHapus