Header Ads

Shantie, Izinkan Aku Berselingkuh dengan Marlina!

Aku tahu dirimu sudah memiliki gantungan hidup. Entah kekasih atau suami, yang pasti kuyakin kau tak lagi sendiri. Namun, salahkah jika aku berharap kasih sayangmu? Walaupun kutahu ruang kosong tak tersisa bagiku. Karena hatimu telah terisi oleh cinta kekasihmu, sayang suamimu.

            Mengapa aku bertemu di saat dirimu telah mendua. Itu yang kusesalkan dan membuatku sakit. Jiwaku tersayat oleh wajahmu yang pertama kali kulihat di sebuah tempat sunyi. Aku terpikat olehmu sampai sekarang pun masih. Janganlah beranggapan aku ingin berselingkuh denganmu. Aku tak mau kekasihmu sakit olehku. Itu tak baik bagimu, baginya, dan membohongi hatiku. Biarkanlah aku mengalah dengan anganku yang terus membayangkanmu.

            Oh Tuhan, mengapa aku mencintai seseorang yang tak lagi sendiri. Mengapa pula hatiku tak ingin mencintai sosok lain. Selain Shantie. Hanya dia yang mampu menggores hatiku dengan sayatan tak bisa disembuhkan. Memburuku dalam setiap mimpi-mimpiku. Aku terjerembab dalam kisah yang sulit ini. Ingin ke luar namun pujaanku itu terus menahanku. Hingga aku tak berkutik dan ingin terus mencintainya.

            Salahkah bila madu itu seorang lelaki. Benarkah jika ini terjadi? Shantie, jawablah semua pertanyaanku. Aku ingin kaumengucapkan sebulir kata yang menenangkan jiwaku. Jadikanlah aku kekasihmu, walau aku menjadi cadangan bagi hatimu. Mengisi kekosongan bila kekasih lamamu menyakitimu. Aku rela menjadi penggantinya.

            Berat, ya Tuhan. Tolonglah diriku ini. Biarkan aku menjadi kekasih Shantie. Walaupun kuyakin ini hanyalah mimpi belaka.

2 komentar:

  1. gyaaa...
    segitunya... ya ampyun... kakakkakak
    eh, kela.. marlina na belah mana sihh??

    BalasHapus
  2. Marlina itu merek hand body?!
    Loh, belah tu maksude apa ya?
    Barang pecah belah gitu?
    Jelaskan duwonggg ....
    Jangan cemburu ama si Marlina/Shantie.
    Mereka dah aku masukkan ke dalam kandang
    kandang cinta! :))

    BalasHapus