Header Ads

Kembalinya Si Dia

Hape berdering. Volume yang cukup membangunkan diriku dari tidur siang. Masih rapat mata, kupaksa untuk membaca tanpa berkacamata. Dia memberi kabar. Adikku yang jauh di Kota Bandung. Kubangkitkan badan, menajamkan penglihatan:
‘Maaf Mas, baru balas. Kabarku baik. Mas di sana bagaimana?’
Tiga SMS terakhir tak dibalas olehnya. Sudah berpikir diriku macam macam. Apakah ia marah padaku, berselingkuhkah dirinya, sakitkah? Semua pertanyaan bodoh tak bernalar sempat merasuki otakku. Sekarang terjawab sudah. Lalu kami bercakap melalui tulisan. Semangatku melonjak.

***
Kuatur kembali tempo. Irama harus digerakkan dengan baik. Tak musti seperti serangan membabi buta. Rasakan, nikmati, dan bercintalah. 

Meribut di www.andhysmarty.multiply.com

Tidak ada komentar