Header Ads

Samba Sunda

Sunda mengajariku segalanya. Jawa dalam nadiku bercampur dengan semangat pencarian khas suku Parahiyangan. Jiwaku yang bersahaja didikan Jogja bertambah marak dengan kreativitas Sunda. Mari sebut beribu ribu kali: Terima kasih Sunda, sungguh layak disebut Paris van Java.

Hai, malukah kau Ningrat Jawa dan Sunda yang berseteru? Dari kecil aku sudah dicekoki jika Sunda adalah musuh. Bebuyutan. Entah tidak jelas darimana dan apa yang menyebabkan. Begitu sama saudaraku Sunda juga melirik dendam kepada kami. Apa salah dua generasi berdekatan geografi?

Sudah, aku membuktikan. Tak ada hal intelektual yang membuat Sunda dan Jawa memendam kesumat. Saatnya membuka diri. Gaya aristokrasi elegan Jawa dapat bersinergi dengan Sunda yang Progresif Dinamis. Ada kesamaan, pula perbedaan. Warna warni Pulau Jawa dalam genta perdamaian.

Membayangkan anak cucu Adam Jawa Sunda duduk manis di pelaminan.

Sunda, sahabatku

Tidak ada komentar