Header Ads

LELAKI TAMPAN = MEMBACA BUKU


Sebelum saya teracuni virus gadget, saya pembaca buku ulung. Ke manapun saya bepergian, duduk sembarang tempat, naik kereta atau bus, saya selalu menyempatkan diri membaca buku. Bagi saya, aktivitas membolak balik halaman buku, meresapi tiap katanya, ialah sesuatu yang mengasyikkan meski banyak yang bilang pembaca buku itu pemalas.

Zaman berganti, hape semakin jahat membekap otak manusia. Buku semakin langka orang meminatinya. Berkembang berita jika para penyuka buku ialah alien yang layak dilenyapkan dari muka Bumi. Ngeri sekali terkaman raksasa gadget, ya?

Namun, saya super yakin jika membaca buku yang kini banyak orang meninggalkannya malah berubah hal unik. Orang akan berduyun duyun menyukainyai pelan tapi pasti. Seperti sekarang, tren lelaki tampan membaca buku di kereta atau transportasi publik. Jujur saya tersanjung dan mulai terpantik untuk kembali ke kegemaran membaca buku dan mengurangi bermain gadget yang saya pikir terlalu cepat informasinya dan kita tinggal geser tanpa adanya frekuensi kontemplasi. Perenungan dengan bermain hape nyaris tidak ada.

Selamat bagi para lelaki tampan pembaca buku. Perempuan yang membaca buku juga cantik!

Tidak ada komentar