Header Ads

(Bukan) Kutukan Menjadi Dosen di Universitas Swasta

Tidak harus muluk. Mengajar menjadi tantangan untuk menaklukkan diri sendiri. Bukan mahasiswa yang saya ajar. Tidak sekali sekali. Karena kelemahan pada pribadi saya yang harus diberangus. Tentu dengan banyak belajar. Saya mulai menjadi pendidik, dan itu butuh kerja keras. Menjaga perilaku, yang biasanya brutal, untuk lebih berfokus pada kebaikan. Ya, hanya teruntuk kebajikan. Untuk diri sendiri pada mulanya, selanjutnya orang lain. Atau bisa jadi sebaliknya, umum selanjutnya kepentingan pribadi. Bisa dua duanya.


'Sudah siap kau Dan mengajar di universitas swasta? Jadi dosen tidak tetap?' tanya teman satu kos saya.

Aku berpikir sebentar. 'Tidak menjadi masalah.'

'Kenapa tidak kejar jadi dosen UGM?' ia bertanya kembali.

Siapa yang tidak ingin menjadi dosen universitas yang telah membesarkan diri saya? Tapi kembali lagi, saya mengukur seberapa besar kemampuan yang dimiliki. Tidak ada yang spesial dari diri saya. Ini mungkin, ya, karma yang saya terima. Atau, entahlah. Yang pasti, menjadi dosen di universitas swasta justru tantangan sangat menarik. Di saat mereka dosen dosen muda UGM berpusing pusing ria dengan idealisme di awang awang, saya ditunjukkan oleh Tuhan tentang realitas pendidikan yang sesungguhnya. Mereka yang tidak beruntung dari segi intelektualitas berjumlah banyak. Dalam hal ini, hanya kesempatan masuk bergelar 'mahasiswa universitas negeri' tidak mereka dapatkan. Inilah yang menjadi unik.


Memoles mahasiswa swasta, katakanlah, akan sangat berbeda dengan yang di negeri. Nah, bagaimana cara memupuk kepercayaan diri mereka, memberikan bahan ajaran yang keren, dan melejitkan potensi mereka, itu baru luar biasa. Dosen dosen muda UGM pasti menang dari segi sistem yang telah berdiri lama, mahasiswanya juga ciamik. Tentu ada celah untuk menyaingi UGM bukan? Toh saya juga alumni, sehingga sedikit banyak aura UGM berhasil saya serap dengan baik.


Hanya masalah waktu. Tinggal bagaimana saya menggali kemampuan diri. Menjadi berlian di tempat yang masih dianggap rendah oleh umum. Tidak harus saling melumpuhkan, tapi bersinergi dengan sempurna.


______________________________

Meribut di www.andhysmarty.multiply.com

Terbaru di www.duniasirkusdannie.wordpress.com

Menggaul di www.facebook.com/Dannie.Travolta

3 komentar: